Konkret News

Demo, Warnai Pelantikan Gubernur/Wagub NTB

 

Massa Mahasiswa dan Pemuda Tuntut Pemerataan Pembangunan

Salah satu orator berorasi saat demo yang mewarnai pelantikan pasangan TGB-Amin sebagai Gubernur dan Wagub NTB di Mataram, Selasa (17/9). (ist/konkretnews.com)

Salah satu orator berorasi saat demo yang mewarnai pelantikan pasangan TGB-Amin sebagai Gubernur dan Wagub NTB di Mataram, Selasa (17/9). (ist/konkretnews.com)

MATARAM, KONKRETNEWS.COM – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, TGH M Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang dan H Muhammad Amin (TGB-Amin) di kantor DPRD NTB, Selasa (17/9), disambut dan diwarnai aksi demo. Massa elemen muda itu menuntut kepemimpinan daerah ini lima tahun ke depan agar memberikan pemerataan pembangunan.

Massa Aliansi Mahasiswa Pemuda Nusa Tenggara Barat (AMP-NTB) itu merupakan gabungan dari PD KAMMI NTB, BEM Unram, DPM Unram dan Formula.

Dalam aksinya, mereka meminta pasangan TGB-Amin agar mengingat kembali kepemimpinan Periode 2008-2013. Menurut mereka, masih banyak harapan-harapan dan keinginan rakyat NTB yang belum terpenuhi oleh kepemimpinan sebelumnya. Perbaikan kualitas hidup masyarakat NTB masih rendah dan berada di bawah rata-rata nasional, baik di sektor kesehatan, ekonomi maupun pendidikan.

“Kita tidak munafik bahwa posisi IPM NTB saat ini masih berada pada posisi buncit. Artinya, tingkat pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan di NTB masih sangat jauh dari harapan,” papar Koordinator Umum Aksi (Kordum) Aksi yang juga Ketua BEM Unram Lalu Sulaen.

Pasangan Gubernur dan Wagub NTB, TGH M Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang dan H Muhammad Amin (TGB-Amin). (ist/konkretnews.com)

Pasangan Gubernur dan Wagub NTB, TGH M Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang dan H Muhammad Amin (TGB-Amin). (ist/konkretnews.com)

Sementara itu, Ketua KAMMI NTB Ahmad Dahlan, mengatakan, momentum pelantikan itu sebagai refleksi lima tahun sebelumnya. Dia menilai, kue pembangunan saat itu tidak merata dirasakan masyarakat NTB. “Jangan sampai hanya dinikmati segelintir orang saja,” tegasnya.

Selain itu, massa juga menuntut akses pendidikan yang mudah, tidak ada lagi diskriminasi pendidikan, pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat miskin, perbaikan infrastruktur pedesaan dan penyediaan lapangan kerja. “Hal itu dilakukan untuk mengurangi jumlah TKI/TKW yang menggantungkan hidupnya sebagai TKI/TKW,” tuturnya.

Aksi yang digelar sampai perempatan Airlangga itu dijaga ketat aparat keamanan. Selain menyampaikan tuntutan tersebut, massa juga menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan terpilih itu. (rizal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>