Konkret News

Lagi, Kejari Selong Didemo

Massa ADP membawa pamflet berisi desakan terhadap Kejari Selong agar segera menetapkan mantan Bupati Lotim H Ali BD sebagai tersangka kasus tanah Pecatu Desa Apitaik. (dimyati/konkretnews.com)

Massa ADP membawa pamflet berisi desakan terhadap Kejari Selong agar segera menetapkan mantan Bupati Lotim H Ali BD sebagai tersangka kasus tanah Pecatu Desa Apitaik. (dimyati/konkretnews.com)

Desak Penetapan Tersangka Mantan Bupati Lotim Ali BD

SELONG, KONKRETNEWS.COM Setelah berkali-kali di demo, Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong, Lombok Timur (Lotim), NTB, Senin (15/7) pagi tadi kembali didemo massa dari Aliansi Penegak Demokrasi (APD).

Tuntutannya sama dengan yang disampaikan saat aksi-aksi sebelumnya. Mereka tetap mendesak pihak kejaksaan agar segera mengeluarkan surat penetapan mantan Bupati Lotim H Ali BD sebagai tersangka, terkait kasus tukar guling tanah pecatu Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya.

“Kami telah penuhi pernyataan Kajari (kepala Kejari) yang berjanji akan menindaklanjuti kalau dapat melengkapi dua bukti baru, terkait dugaan keterlibatan mantan Bupati Lotim H Ali BD dalam kasus tukar guling tanah pecatu ini,” teriak Subhan, salah satu orator aksi.

Kapolres Lotim AKBP Dede Alamsyah, di sela-sela memanatu aksi demo. (dimyati/konkretnews.com)

Kapolres Lotim AKBP Dede Alamsyah, di sela-sela memanatu aksi demo. (dimyati/konkretnews.com)

Menurutnya, terkait kasus ini, tidak hanya masyarakat yang bertanya, hakim Tipikor pun mengaku ada kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Semestinya ada pelaku utama yang harus diajukan untuk disidangkan.

“Kami minta kejaksaan tidak bermain-main karena alat buktinya sudah ada. Kami berikan waktu satu pekan,” ujarnya.

Salah satu anggota massa lainnya, Sahfi mengancam mereka akan melakukan tindakan yang keras kalau tidak ada tanggapan serius dari pihak kejaksaan.

Menurut Sahfi, kedatangan mereka ke kantor kejaksaan hanya untuk menyerahkan bukti baru itu. Yaitu surat pernyataan dari mantan Kabag Pemdes Setda Lotim L Sabit, yang saat ini sedang menjalani hukuman, juga karena tersangkut kasus tukar guling tanah pecatu ini.

Ratusan personel aparat mengamankan aksi demo APD di depan Kejari Selong. (dimyati/konkretnews.com)

Ratusan personel aparat mengamankan aksi demo APD di depan Kejari Selong. (dimyati/konkretnews.com)

Dalam kasus ini, L Sabit telah membuat surat laporan keberatan yang ditujukan ke Kajati. Sabit meminta kejaksaan untuk segera memproses mantan Bupati Lotim HM Ali BD dan mantan Asisten I Setda H Aminudin. Kedua mantan pejabat tersebut dianggap yang mestinya paling bertanggung jawab, namun L Sabti dan bendaharanya justru menjadi korban.

Surat laporan keberatan bermaterai Rp 6000 yang dibuat L Sabit tersebut diserahkan Sahfi kepada kepada Kejari yang diterima Kasi Intel dan Kasi Pidsus.

Aksi massa APD ini mendapat pengamanan ketat dari aparat Polres Lotim, termasuk back up dari Dalmas dan Brimob Polda NTB.

Hingga berakhir, aksi berjalan aman, lancar dan terkendali. “Alhamdulillah, situasi masih kondusif. Pengamanan ketat dilakukan untuk mengghindari hal-hal yang tak diinginkan,” ungkap Kapolres Lotim AKBP Dede Alamsyah, di sela-sela memanatu aksi. (dim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>